SULAWESI TENGAH

Ratusan Kapal Nelayan Donggala Dapat Pas Kecil Gratis

STRATEGINEWS.co, Donggala – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala melaksanakan pendampingan gerai pelayanan dokumen dan sertifikasi gratis kapal 7 GT ke bawah (Pas Kecil) yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Kemenhub Dirjen Hubla) di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Palu.

Kegiatan gerai pelayanan Pas Kecil ini berlangsung di Kelurahan Boneoge, Kecamatan Banawa dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi dan Kepala KSOP Teluk Palu, Mursidi serta Kepala Dinas Perikanan Donggala, Ali Assagaf.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dan 446 perahu milik nelayan pesisir Kelurahan Boneoge, menurut Kepala KSOP Kelas II Teluk Palu, Mursidi menjelaskan, latar belakang dan tujuan dari gerai pelayanan dokumen dan sertifikasi gratis kapal 7 GT ke bawah (Pas Kecil) untuk melindungi hak dan keselamatan para nelayan yang sedang berlayar, dan juga dapat dijadikan jaminan Kredit Usaha serta memberikan kemudahan data jika terjadi bahaya di laut atau saat berlayar.

Menurutnya gerai pelayanan Pas Kecil ini merupakan program Kemenhub Dirjen Hubla yang harus melakukan pengukuran kapal nelayan sebelum mengeluarkan Pas Kecil secara gratis. Setelah melakukan koordinasi dengan Pemkab Donggala dalam hal ini Dinas Perikanan, maka dilakukanlah kegiatan gerai pelayanan Pas Kecil, secara khusus dilakukan di Kelurahan Boneoge.

“Pada prinsipnya kegiatan ini kami lakukan diseluruh wilayah Kabupaten Donggala termasuk Kota Palu, tidak terbatas hanya di Boneoge ini saja, karena ini program secara nasional untuk membantu masyarakat nelayan.” Tukasnya.

Di tempat yang sama, Sekdakab Donggala, Rustam Efendi menegaskan, Pemkab Donggala tidak hanya sebatas sebagai pendampingan, tapi lebih kepada tanggung jawab pelayanan kepada para nelayan secara umum.

Pemkab Donggala memberikan apresiasi kepada Kemenhub dalam hal ini KSOP Kelas II Teluk Palu atas pelaksanaan kegiatan gerai pelayanan Pas Kecil gratis. Karena ini membantu dan meringankan beban nelayan secara ekonomi.

Secara khusus, Rustam mengharapkan kepada Kepala Diskan Donggala agar lebih proaktif terhadap kebutuhan nelayan agar kehadiran pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat dalam situasi dan kondisi apa pun. Harapannya agar Kelurahan Boneoge dijadikan Kampung Tompi (Ikan Tuna) sebagai branding (merek) daerah yang memiliki ciri khas tersendiri.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Donggala, Ali Assagaf merespon positif yang diharapkan oleh Sekdakab tersebut, khususnya dalam pelayanan kepada para nelayan dan usulan branding Boneoge sebagai Kampung Tompi. Ali menjelaskan, jumlah kapal 7 GT ke bawah di Boneoge sebanyak 446 unit dan tidak semua miliki dokumen kapal, sehingga perlu di buatkan surat Pas Kecil.

Ali menjelaskan, pentingnya surat Pas Kecil ini, sesuai ketentun Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI No.13/PERMEN-KP/2015 tentang Juklak Penerbitan Surat Rekomendasi Pembelian Jenis BBM Tertentu untuk Usaha Perikanan Tangkap.

” Dengan adanya gerai pelayanan dokumen dan sertifikasi gratis kapal 7 GT ke bawah ini, otomatis juga akan memenuhi Permen KP tersebut yang sangat dibutuhkan nelayan dalam memenuhi kebutuhan BBM. “Pelayanan BBM di TPI Labuan Bajo maupun SPBU Donggala perlu ada dokumen surat ukur kapal yang dikeluarkan oleh instansi berwenang,” Pungkasnya.

Tim Liputan Strateginews.co Biro Donggala.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Read More