OPINI

When Microchips became God of the world

by: Prof. IPt. Sudiarsa Boy Arsa, Ph.D
(Ketua LSP Cipta Kerja DPN RI/ Professor UIPN California – USA)

What is a Microchip? Microchip merupakan perangkat identifikasi frekuensi radio atau dikenal dengan radio frequency identification device (RFID). Chip biasanya berukuran sangat kecil – lebih kecil dari bulir beras. Chip tersebut telah terintegrasi dengan sistem yang ada di lingkungan kerja ( A microchip is a radio frequency identification device known as a radio frequency identification device (RFID). Chips are usually very small – smaller than a grain of rice. The chip has been integrated with existing systems in the work environment).

Why can Microchips destroy human life on this planet Earth? Let’s review Scientifically!
(Kenapa Microchips itu bisa memusnahkan kehidupan manusia diplanet Bumi ini? Mari kita ulas secara Ilmiah!)

The war between China and America is a war that we cannot see and know because the war waged by the two superpowers is a microchip war, (Perang antara Negara China versus Negars Amerika adalah Perang yang tidak bisa kita lihat dan ketahui karena perang yang dilakukan oleh kedua negara Adi Daya itu adalah perang Microchip), Dilain pihak Perang Rusia melawan Ukraina yang berefek Global adalah perang konvensional sehingga tampak seperti perang primitif (while the Russia-Ukraine war which has global effects is a conventional war, so it looks like a primitive war).

The covert war between America and China has started since 2021 ago,(Perang terselubung antara Amerika dengan China sudah dimulai sejak tahun 2021 yang lalu), Marked by America’s surprise when China operated a super-sophisticated weapon, namely the DF-17 Hypersonic Missile, whose speed could not be detected by even the most sophisticated radar because the jam was very agile and the speed reached one mile per second, so it was very scary. (dengan ditandai kekagetan Amerika ketika China mengoperasikan Senjata yang super canggih yaitu Rudal Hipersonik DF-17 yang kecepatannya tidak bisa dideteksi oleh Radar tercanggihpun karena selai sangat gesit juga kecepatannya mencapai satu mil perdetik sehingga sangat mengerikan).

American Radar Technology has not been able to track the agility and movement speed of the DF-17 Hypersonic Missile
(Teknologi Radar Amerika belum mampu melacak kegesitan dan kecepatan gerakan Rudal Hypersonic DF-17), Rudal Rudal Hypersonic yang saat ini sudah dibuat oleh Amerika belum mampu mengalahkan kecanggihan kegesitan, kecepatan dan kedahsyatan Rudal Hypersonic DF-17 tersebut (The Hypersonic Missile that is currently being made by America has not been able to beat the sophistication of the agility, speed and awesomeness of the DF-17 Hypersonic Missile). American war weapons scientists are still conducting research & development to create a hypersonic missile weapon that is more sophisticated than the DF-17 hypersonic missile.

(Ilmuwan ilmuwan Senjata perang Amerika masih melakukan riset & pengembangan untuk membuat senjata Rudal Hypersonic yang lebih canggih dari Rudal Hypersonic DF-17) . Penomena ini membuktikan bahwa untuk urusan Teknologi senjata perang China selangkah lebih maju dari Amerika (This phenomenon proves that in matters of war weapons technology, China is one step ahead of America).

American scientists have been developing microchip technology for 60 years while China has only started developing microchip technology for the past 10 years
(Ilmuwan Amerika telah mengembangkan teknologi microchip selama 60 tahun sementara China baru mulai mengembangankan Teknologi Microchips selama 10 tahun terakhir ini), namun Teknologi Microchips Amerika dikalahkan oleh China sehingga China memenangkan Geopolitical perang microchips (however America’s Microchips Technology was defeated by China so China won the Geopolitical microchips war).

The global geopolitical conflict is no longer about oil but competition for the sophistication of making tiny things called “silicon microchips”
(Konflik geopolitik Global tidak lagi tentang perihal minyak tetapi persaingan kecanggihan pembuatan benda kecil yang bernama “microchip silikon”).

Kenapa benda kecil itu menjadi komplik geopolitik global? Karena microchip Silicon ini telah mampu mengembangkan teknologi turunannya seperti teknologi membuat senjata perang seperti Rudal hipersonik DF-17 yang dibuat China (Why do small objects become global geopolitical complications? Because this Silicon microchip has been able to develop its derivative technologies such as technology for making war weapons such as the DF-17 hypersonic missile made by China), Besides that, this microchip technology can facilitate the Apollo landing mission to the Moon ( selain itu juga teknologi microchip ini bisa mempermudah misi pendaratan Apllo ke Bulan). IBN mengklaim sudah mampu menciptakan teknologi microchip Lebi kecil dari rambut 90.000 nanometer, sel darah merah 7000 nanometer dan Virus 14 nanometer dengan ukuran 2 nanometer, yang artinya ukurannya lebih kecil dari Strain of DNA.

(IBN claims to have been able to create microchip technology smaller than 90,000 nanometer hair, 7000 nanometer red blood cells and 14 nanometer viruses with a size of 2 nanometers, which means they are smaller than DNA strains).

From the 1950s to 1987 Japan had mastered the microchip technology & market to compete with America
(Dari tahun 1950an sampai dengan tahun 1987 Jepang telah menguasai teknologi & pasar microchip bersaing dengan Amerika). Setelah tahun 1987 dominasi Jepang terhadap teknologi & pasar microchip dihancurkan oleh Amerika dibawah nahkoda Bhagawan Ekonomi Pasar Bebas dunia yaitu Mr. Ronald Reagen yang sekaligus sebagai President Amerika Serikat (After 1987, Japan’s domination of technology and the microchip market was crushed by America under the captain of the World Free Market Economy Bhagawan, namely Mr. Ronald Reagen who is also the President of the United States).

On the other hand, the state of Taiwan is looking for loopholes by means of All microchips experts working in Japan are called home by their country, for example, Morris Chang, who finally founded TSMC.
(Dilain pihak negara Taiwan mencari celah dengan cara Semua ahli microchips yang berkarya di Jepang dipanggil pulang oleh negarannya contoh seperti Morris Chang yang akhirnya mendirikan TSMC). Amerika berhasil memperdaya Jepang dengan cara bersekutu dengan Taiwan, dengan persekutuan ini akhirnya Taiwan memutuskan membuat microchips untuk Amerika (America succeeded in tricking Japan by allying itself with Taiwan, with this alliance Taiwan finally decided to make microchips for America).

At that time, Japan supplied metals & chemicals, on the other hand, Taiwan used a super laser cut from the Netherlands, whose design and microchip technology was provided by America. (Pada saat itu Jepang menyuplai logam & kimia dilain pihak Taiwan menggunakan super laser cut dari Belanda yang design & teknologinya microchipnya itu disediakan oleh Amerika), lalu China menjadi konsumer raksasa sehingga Taiwan menguasai 92% produksi microchips sementara itu South Korea hanya menguasai 8% pasar (then China became a giant consumer so that Taiwan controlled 92% of microchips production while South Korea only controlled 8% of the market).

Langkah brilian Taiwan ini memberikan solusi bagi Amerika untuk mempecundangi Jepang dalam hal teknologi & pasar microchip yang sudah menghabiskan anggaran negara Amerika miliaran dolar untuk RnD dan produksinya (Taiwan’s brilliant move provides a solution for America to beat Japan in terms of technology & the microchip market which has spent billions of dollars in the US state budget for RnD and production). Microchip dijadikan “Silicon Shield” dari agresi Tiongkok. America needs China so that Taiwan does not embrace Japan. With this situation Japan could not find a solution to this geopolitical microchip conflict. If Japan doesn’t want to be America’s lackey then Japan will be a poor, lowly microchip technology player (Amerika membutuhkan China agar Taiwan tidak merangkul Jepang. Dengan keadaan ini Jepang tidak bisa menemukan solusi dari konflik microchip geopolitik ini. Seandainya Jepang tidak mau menjadi Antek Amerika maka Jepang akan menjadi Pemain teknologi microchip rendahan yang malang).

After beating Japan in Microchips technology, America is now rivaled by China, even China is one step ahead. This phenomenon is similar to the events of the 1950s to 1987s when Japan outperformed America in the field of microchip technology
(Setelah mengalahkan Jepang dalam teknologi Microchips kini Amerika disaingi oleh China, bahkan China selangkah lebih maju. Penomena ini mirip dengan kejadian tahun 1950an sampai dengan tahun 1987an saat Jepang mengungguli Amerika dibidang teknologi microchip).

Kini Amerika mencoba untuk membalas serangan teknologi microchip China. Anggota Senat Amerika Nancy Pelosi datang ke Taiwan untuk menemui dan berjabat tangan denganTsai Ing-wen serta mendatangi TSMC untuk loby Politik dan membahas Perang Global (Member of the American Senate Nancy Pelosi came to Taiwan to meet and shake hands with Tsai Ing-wen and came to TSMC to lobby politics and discuss Global War).

President Amerika Serikat Mr. Biden dalam sebuah pidato resmi menyebut bahwa Amerika menyatakan “deklarasi perang” dengan pihak China dengan Tatapan yang hampa dan kosong, Presiden menyebutkan melawan China ibarat seperti melawan kepiting tua karena itu bagaimana caranya Mengalahkan nya? tetapi jika China menyerang Taiwan maka Amerika akan terjun langsung membantu Taiwan (President of the United States Mr. Biden in an official speech stated that America declared a “declaration of war” with the Chinese side with a blank and blank look, the President said fighting China was like fighting an old crab, so how do you beat it? but if China attacks Taiwan, America will directly help Taiwan).

Even during the current war between Russia and Ukraine, America does not want to “go down directly” because for America the Russia-Ukraine complex which is referred to as the primitive war is the business of Russian President Vladimir Putin as the Architect of Russia’s war so that it has succeeded in destroying Europe
(Bahkan saat perang yang terjadi saat ini antara Russia dengan Ukraina, Amerika tidak mau “turun langsung” karena bagi Amerika komplik Russia Ukraina yang disebut sebagai Perang primitif tersebut adalah urusan President Rusia Vladimir Putin selaku Arsitek Perangnya Russia sehingga telah berhasil menghancurkan Eropa).

The chairman of the USA Senate, “Chuck” Schumer indicated the same thing when Biden, Pelosi, and Schumer agreed to release the “Microchips Act”.
(Ketua Senat Amerika, “Chuck” Schumer mengindikasikan hal senada saat Biden, Pelosi, dan Schumer sepakat rilis “Microchips Act”).

All exports of microchips were blocked by America so that Beijing was confused and devastated. This policy caused an American microchip factory to lose $400 million in quarter 1, but Joe Biden immediately disbursed his budget to help the loss-making microchip factory. (Semua export microchips diblokade oleh Amerika sehingga Beijing kebingungan dan terpukul . Kebijakan ini membuat Satu pabrik microchips Amerika langsung rugi $400 million di quater 1 tetapi Joe Biden langsung mencairkan anggaran dananya untuk membantu pabrik microchips yang merugi tersebut).

This American action was immediately reciprocated by China by way of China having blockaded the Taiwanese waters with the target of shipping microchips to America. Nancy Pelosi’s statement about the “One China policy” is a declaration of surrender (Tindakan Amerika ini langsung dibalas oleh China dengan cara China telah memblokade diwilayah Perairan Taiwan dengan Target terjadinya shipping microchips ke Amerika. Pernyataan Nancy Pelosi soal “One China policy” adalah maklumat nyerah).

Perang Global microchip belum selesai, peta perang telah berubah, bukan lagi unjuk gigi rudal masing masing negara contohnya rudak Hypersonic DF-17 milik China tetapi perang Global teknologi microchip (The microchip global war is not over, the war map has changed, it is no longer showing off each country’s missiles, for example China’s Hypersonic DF-17 missile, but a global war on microchip technology).

Disaat acara Bilderberg Conference atau Bilderberg Club yaitu konferensi swasta tahunan yang mengundang 120 sampai 140 orang dari Amerika Utara dan Eropa, yang kebanyakan diantaranya adalah tokoh berpengaruh dunia, Duta Besar China tetap menyatakan tidak akan mengubah status quo. Artinya Amerika masih menjadi pemimpin dunia (During the Bilderberg Conference or Bilderberg Club event, which is an annual private conferencej that invites 120 to 140 people from North America and Europe, most of whom are world-famous figures, the Chinese Ambassador still stated that he would not change the status quo. This means that America is still the world leader).

1 Comment
  1. Ratu Adil Lucialeo wenas Witjaksonomoehanto padmodjoyo 2 weeks ago
    Reply

    I don’t have.,Indonesian schuld be buy leopard 2 but may to war with Germany. Indonesia must be save Germany. I think. But I don’t what our high general Indonesian soldiers to Sa. Who our General now. Not general andika perkasa

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Read More